PENADARAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 54 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menginisiasi program bimbingan belajar gratis bagi anak-anak di Desa Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Kegiatan mandiri ini memanfaatkan area posko KKN sebagai ruang belajar terbuka setiap malam selepas waktu salat Isya.
Inisiatif tersebut lahir dari pemetaan kebutuhan belajar anak-anak sekolah dasar di lingkungan sekitar posko yang memerlukan pendampingan akademik tambahan. Setiap malam, anak-anak mendatangi posko dengan membawa buku pelajaran serta tugas sekolah. Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa memberikan fasilitas pendampingan belajar yang mencakup penguatan kemampuan membaca, menulis, berhitung (calistung), hingga pengerjaan tugas rumah (PR).
Pemilihan waktu belajar ba'da Isya disesuaikan dengan rutinitas harian anak-anak setempat yang umumnya dipenuhi aktivitas keagamaan pada sore hari. Melalui pendekatan interaktif yang santai, mahasiswa berupaya menciptakan suasana belajar yang kondusif guna meningkatkan keaktifan serta rasa percaya diri peserta didik selama proses pendampingan.
Inisiasi ruang belajar mandiri ini mendapat respons positif dari warga setempat, khususnya para orang tua. Kehadiran fasilitas bimbingan gratis ini dinilai membantu memfasilitasi kebutuhan edukasi anak di luar jam sekolah formal tanpa membebani finansial keluarga. Di sisi lain, interaksi belajar sehari-hari ini turut mempererat hubungan komunikasi antara tim mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 54 dan masyarakat Desa Penadaran.
Melalui optimasi fungsi posko KKN menjadi fasilitas sosial masyarakat, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 54 berupaya memberikan kontribusi edukatif yang berdampak langsung bagi peningkatan minat belajar anak-anak di lokasi pengabdian.
Korespondensi : Siti Masfufatun Riskiyah / KKN UPGRIS Kelompok 54 Desa Penadaran.