PENADARAN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 54 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) turut berpartisipasi dalam latihan bersama Sanggar Sri Katresnan Budaya di Rumah Gong, Dukuh Sasak, Desa Penadaran, Jumat (7/8/2026). Kehadiran mahasiswa ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian seni dan budaya lokal di tengah masyarakat.
Rumah Gong di Dukuh Sasak merupakan pusat kegiatan sosial dan kebudayaan warga Desa Penadaran. Mengusung arsitektur dan nuansa tradisional, tempat ini menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk mempelajari serta mempertahankan keberadaan kesenian daerah.
Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa KKN tidak hanya mengamati, tetapi juga membaur dan berpartisipasi langsung dalam ragam gerakan yang diarahkan oleh pelatih sanggar. Gelak tawa dan diskusi santai di sela-sela rehat latihan semakin mencairkan suasana serta mempererat keakraban antara mahasiswa dan warga lokal.
Keterlibatan aktif ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN UPGRIS untuk memetakan potensi budaya Desa Penadaran. Selain sebagai wadah berekspresi, seni tradisional ini terbukti menjadi sarana ampuh dalam merawat identitas daerah, mempererat tali silaturahmi, serta menanamkan nilai kedisiplinan bagi generasi muda.
Korespondensi : Muhammad Hanif Setyo Budy (KKN 54 UPGRIS Penadaran)