Penadaran (07/02/2026) Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Senja Desa Penadaran yang menyasar pelayanan kesehatan balita kembali dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan dilaksanakan di Tugu Lumpang dan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Desa Penadaran dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar serta memantau tumbuh kembang anak usia dini secara rutin, terarah, dan berkesinambungan.
Pelaksanaan kegiatan Posyandu ILP Senja melibatkan peran aktif para kader posyandu yang telah dibagi ke dalam lima meja pelayanan sesuai dengan standar operasional posyandu. Pada meja pertama, kegiatan pendaftaran peserta dilakukan oleh Wiji Ega Pertiwi dan Dewi sebagai tahap awal pendataan balita yang hadir. Selanjutnya, di meja kedua dilaksanakan penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi atau panjang badan balita oleh Rina Yuliana dan Sri Wahyuni guna mengetahui kondisi pertumbuhan anak secara berkala.
Tahapan pencatatan data pertumbuhan dilakukan pada meja ketiga melalui Kartu Menuju Sehat (KMS), Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta register posyandu. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Isnawati dan Siti Turiyah untuk memastikan seluruh hasil pemeriksaan terdokumentasi dengan baik. Sementara itu, pada meja keempat dilakukan pemeriksaan kesehatan balita oleh Rukini dan Yuyun sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan maupun pertumbuhan.
Pada meja kelima, para orang tua balita mendapatkan penyuluhan kesehatan yang berkaitan dengan pola asuh, gizi seimbang, serta pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak. Kegiatan penyuluhan tersebut sekaligus dirangkai dengan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dipandu oleh Purjanji dan Atika.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah sasaran balita terdaftar pada kegiatan Posyandu ILP Senja sebanyak 120 anak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 97 balita tercatat hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, sedangkan 23 balita tidak hadir. Kegiatan ini didukung oleh 15 kader posyandu serta dua orang petugas kesehatan yang turut melakukan pendampingan dan pemeriksaan selama kegiatan berlangsung.
Menu PMT yang diberikan kepada balita antara lain telur puyuh, bubur sumsum, putu ayu, dan kue sarang burung sebagai tambahan asupan gizi. Diharapkan, pemberian PMT ini dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi balita serta mendukung pertumbuhan yang optimal.
Melalui kegiatan posyandu ini, diharapkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya pemantauan kesehatan balita semakin meningkat, sehingga kualitas tumbuh kembang anak di Desa Penadaran dapat terjaga secara optimal sejak usia dini.
Korespondensi :
Yanti
Susanto
16 September 2025 21:58:31
Masaallah luar biasa tak sawang sawang kok ada ustd UJ ya apa masih krabat nya atau ponakan nya UJ...