Penadaran (16/02/2026) – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan hulu dan daerah aliran Sungai Tuntang sejak Minggu malam menyebabkan debit air meningkat signifikan dan memicu banjir di wilayah Desa Penadaran pada Senin (16/02/2026). Luapan air sungai menggenangi sejumlah permukiman warga dan berdampak pada ratusan kepala keluarga di beberapa dusun.
Berdasarkan data yang dihimpun Pemerintah Desa Penadaran, sebanyak 567 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang tersebar di enam dusun. Rinciannya meliputi Dusun Bantengan sebanyak 96 KK, Dusun Sasak 70 KK, Dusun Tegalrejo 69 KK, Dusun Penadaran 118 KK, Dusun Tempel 89 KK, serta Dusun Kedungkakap menjadi wilayah terdampak terbanyak dengan 153 KK.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air sungai tidak lagi tertampung pada alur normal sehingga meluap ke permukiman warga. Beberapa akses jalan utama desa turut tergenang dan menghambat aktivitas masyarakat, terutama pada pagi hingga siang hari. Warga yang hendak berangkat bekerja maupun anak-anak yang beraktivitas di luar rumah harus menyesuaikan diri dengan kondisi genangan.
Air umumnya menggenangi pekarangan dan sebagian rumah warga dengan ketinggian yang bervariasi. Warga secara swadaya melakukan penanganan awal dengan mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Berdasarkan pemantauan tinggi muka air di Bendung Glapan pada Senin (16/02/2026), terjadi kenaikan signifikan sejak dini hari. Pada pukul 01.30 tercatat angka 1740 (status siap), kemudian terus meningkat hingga melewati ambang status awas (1905) pada pukul 03.30 dengan angka 1910. Puncak kenaikan terjadi sekitar pukul 10.00 dengan angka 2070. Kondisi cuaca terpantau mendung, arus sungai deras, dengan tren menjelang siang menunjukkan penurunan debit air.
Memasuki siang hingga sore hari, beberapa titik genangan mulai berangsur surut seiring menurunnya debit air sungai. Pemerintah desa tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi hujan susulan, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi berubah.
Korespondensi: Wiratmoko
Susanto
16 September 2025 21:58:31
Masaallah luar biasa tak sawang sawang kok ada ustd UJ ya apa masih krabat nya atau ponakan nya UJ...