Penadaran – Setelah mengenalkan berbagai hasil pertanian melalui kegiatan Tebak Hasil Pertanian, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 48 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melanjutkan rangkaian edukasi pertanian dengan mengajak siswa SDN 02 Penadaran mempraktikkan cara menanam sayuran menggunakan grow kit, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30–10.30 WIB ini diikuti oleh 21 siswa kelas III dengan penuh antusias.
Kegiatan merupakan program kerja individu yang diinisiasi oleh Adistine Zafir Yunianur, mahasiswa Program Studi S1 Agribisnis Unimus. Sebagai lanjutan dari edukasi sebelumnya, program ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa mengenai proses budidaya tanaman, sehingga mereka tidak hanya mengenal hasil bumi, tetapi juga memahami cara menanam dan merawatnya.
Menurut Adistine, pembelajaran melalui praktik diharapkan dapat menumbuhkan minat anak-anak terhadap dunia pertanian sejak usia dini.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui manfaat sayuran, tetapi juga merasakan pengalaman menanam secara langsung. Harapannya, mereka semakin menghargai proses yang dilalui hingga bahan pangan dapat dinikmati," ujarnya.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai berbagai jenis sayuran, kandungan gizi, serta pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Materi disampaikan secara interaktif dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh para siswa.
Selanjutnya, setiap siswa menerima satu paket grow kit sebagai media praktik. Dengan pendampingan mahasiswa KKN, mereka belajar menyiapkan media tanam, menanam benih pada kedalaman yang sesuai, hingga memahami cara merawat tanaman melalui penyiraman dan perawatan harian.
Suasana kelas tampak semakin semarak ketika para siswa mulai mempraktikkan proses penanaman secara mandiri. Mereka terlihat antusias mengikuti setiap tahapan, aktif bertanya, dan saling menunjukkan hasil tanamannya kepada teman-teman.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN dan seluruh siswa kelas III. Masing-masing siswa membawa pulang grow kit yang telah ditanami sebagai media belajar sekaligus sarana untuk melanjutkan perawatan tanaman di rumah.
Melalui rangkaian edukasi ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Semarang berharap siswa SDN 02 Penadaran tidak hanya mengenal hasil pertanian sebagai bahan pangan, tetapi juga memahami pentingnya proses budidaya, menjaga lingkungan, serta menghargai hasil bumi sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan sejak usia dini.
Korespondensi : Adistine Zafir Yunianur