PENADARAN – Guna menyiapkan generasi muda menghadapi era digital, tim Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 48 Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) menggelar program pengenalan teknologi informasi pada Senin (3/8/2026). Kegiatan fokus pada pengenalan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), serta pelatihan dasar komputer bagi siswa kelas 6 di SD Negeri 1 Penadaran, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.
Pelatihan ini dirancang interaktif untuk mengenalkan komponen fisik komputer seperti monitor, keyboard, mouse, dan CPU, serta cara kerja sistem operasi dan aplikasi perkantoran dasar. Di bawah bimbingan langsung mahasiswa, para murid diajak praktik memegang perangkat, mengetik dokumen sederhana, hingga memahami fungsi dasar komputer dalam kehidupan sehari-hari.
Nazal Hafidh Syahputra, mahasiswa KKN UNIMUS sekaligus penanggung jawab pelaksana program, menjelaskan bahwa edukasi teknologi sejak dini sangat krusial untuk membekali siswa sebelum jenjang SMP.
“Kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada adik-adik kelas 6 SDN 1 Penadaran agar tidak canggung lagi menghadapi perangkat digital. Pengenalan hardware dan software dasar ini diharapkan menjadi pondasi awal bagi mereka untuk melatih keterampilan teknologi yang makin dibutuhkan saat ini,” ujar Nazal.
Pembelajaran praktik ini disambut antusias oleh puluhan siswa yang memenuhi ruang kelas. Metode penyampaian yang komunikatif dan diselingi simulasi mengetik membuat para murid lebih mudah memahami materi yang disampaikan oleh tim mahasiswa.
Pihak sekolah mengapresiasi tinggi inisiatif program kerja yang dibawa oleh Kelompok 48 KKN UNIMUS. Wali kelas 6 SDN 1 Penadaran menyampaikan terima kasih atas kepedulian mahasiswa dalam melengkapi wawasan digital para muridnya.
“Program pelatihan komputer dari mas Nazal dan tim KKN ini sangat bermanfaat. Banyak siswa yang sebelumnya belum paham fungsi bagian-bagian komputer kini jadi mengerti dan bisa mencoba langsung. Ini memberikan dorongan semangat belajar baru bagi anak-anak kami,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan program pengenalan hardware dan software ini, Kelompok 48 KKN UNIMUS berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital anak-anak di Desa Penadaran, sekaligus mendorong terciptanya proses pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Korespondensi : Fatkhiyatun Niswah (KKN PPM UNIMUS 48)