Penadaran (06/03/2026) – Jamaah Masjid Al-Hidayah melaksanakan ibadah Salat Jumat pada Jumat, 6 Maret 2026 yang bertepatan dengan 16 Ramadhan 1447 H. Kegiatan ibadah berlangsung dengan khusyuk dan diikuti oleh para jamaah dari lingkungan sekitar.
Dalam pelaksanaan Salat Jumat tersebut, Ustaz Hasyim bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Sementara itu, tugas muadzin atau bilal dilaksanakan oleh Bapak Tarno yang mengumandangkan azan sebelum pelaksanaan salat.
Dalam khutbahnya, khatib mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, terlebih pada bulan suci Ramadhan yang menjadi momentum untuk memperbaiki diri serta memperbanyak amal ibadah.
Khatib juga mengingatkan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki hari ke-16 dalam menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, kualitas puasa perlu terus ditingkatkan, tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga dengan menjaga anggota tubuh dari perbuatan yang dilarang.
Ia menekankan pentingnya menjaga pandangan dari hal-hal yang haram, menjaga lisan dari ucapan yang tidak baik, serta menjaga telinga dari mendengarkan sesuatu yang tidak bermanfaat. Menurutnya, tiga anggota tubuh tersebut sering kali menjadi pintu masuk berbagai perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa.
Selain itu, khatib juga mengingatkan bahwa umat Islam akan segera memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Pada fase ini, umat Islam dianjurkan untuk lebih meningkatkan ibadah, seperti memperbanyak salat malam, memperbanyak doa, serta melaksanakan i’tikaf di masjid sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Dalam khutbahnya juga disampaikan bahwa pada malam hari tersebut umat Islam akan memperingati peristiwa Nuzulul Qur’an, yaitu turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Khutbah ditutup dengan harapan agar seluruh umat Islam yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dapat meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT, sehingga di akhir Ramadhan nanti dapat kembali dalam keadaan bersih dari dosa.
Korespondensi: Masruri