Penadaran, 10 Juni 2025 – Upaya membangun generasi sehat dan berkarakter terus dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Desa Penadaran. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan bertema “Pembinaan Karakter Anak Sejak Dini” yang digelar pada Selasa, 10 Juni 2025, bertempat di Balai Desa Penadaran.
Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari ibu-ibu anggota PKK dari tiap dusun, kader Posyandu dan Bina Keluarga Balita (BKB), serta perwakilan guru PAUD dan TK di lingkungan Desa Penadaran. Mereka berkumpul dengan satu tujuan, yaitu memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak melalui pendekatan pembinaan karakter yang sehat, positif, dan berkesinambungan.
Ketua TP PKK Desa Penadaran, Ny. Sholehaturidlo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan karakter sejak dini memiliki dampak yang sangat besar terhadap kualitas kesehatan anak secara menyeluruh. “Karakter bukan sekadar nilai moral, tetapi juga pondasi yang memperkuat kesehatan mental, mendorong perilaku hidup sehat, serta membentuk generasi yang kuat secara sosial,” ujarnya.
Penyuluhan menghadirkan dua narasumber. Dina Amalia, S.Pd, membuka sesi dengan materi berjudul “Membangun Karakter Anak Sejak Dini: Fondasi Kesehatan Mental dan Perilaku Sehat”. Dalam paparan tersebut, Dina menjelaskan pentingnya masa golden age (0–6 tahun) sebagai periode krusial dalam membentuk nilai-nilai dasar anak seperti disiplin, empati, dan tanggung jawab. Ia juga menekankan bagaimana karakter positif berkaitan erat dengan kesehatan mental dan pola hidup sehat anak ke depan.
Sesi kedua diisi oleh Jatmini, S.Pd, yang menyampaikan materi “Peran Orang Tua dan Lingkungan dalam Menumbuhkan Anak Sehat dan Berkarakter”. Ia menyoroti peran penting keluarga sebagai madrasah pertama dalam kehidupan anak. Menurutnya, interaksi yang hangat, pola asuh yang konsisten, serta lingkungan yang suportif akan membentuk ekosistem yang baik bagi tumbuh kembang anak secara holistik—baik fisik, psikis, maupun sosial.
Setelah pemaparan materi, peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para narasumber. Sesi tanya jawab berlangsung hangat dan interaktif. Banyak peserta yang menyampaikan tantangan mereka dalam mendidik anak di era digital dan berharap ada pelatihan lanjutan yang lebih aplikatif.
Dari kegiatan ini, terdapat tiga poin utama sebagai hasil yang dicapai: peningkatan pengetahuan peserta, tingginya partisipasi aktif, serta terbentuknya jejaring kolaborasi antar elemen masyarakat yang peduli terhadap pendidikan dan kesehatan anak.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Desa Penadaran berharap dapat mendorong keluarga dan masyarakat untuk terus mengambil peran aktif dalam membina anak-anak sejak usia dini. Pembinaan karakter tidak hanya penting untuk membentuk kepribadian anak, tetapi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga kesehatan generasi penerus bangsa.