Penadaran (08/04/2026) – Posyandu Desa Penadaran kembali menyelenggarakan layanan kesehatan terpadu bagi balita melalui kegiatan Posyandu Senja yang digelar pada Rabu (08/04/2026). Bertempat di Warung Tugu Lumpang, kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta lancar.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memantau kesehatan ibu dan anak di wilayah Desa Penadaran. Berdasarkan data absensi, tingkat kehadiran peserta tergolong tinggi. Dari total 120 balita yang terdaftar, sebanyak 105 balita hadir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Pelaksanaan posyandu melibatkan 4 petugas kesehatan dan 19 kader, dengan menerapkan sistem 5 meja. Meja 1 (pendaftaran) diampu oleh Mitarsih, Diana, dan Titik Lasmi. Meja 2 (penimbangan dan pengukuran) dilaksanakan oleh Purjanji, Tiwik, Yesi, Novy, dan Wantini. Meja 3 (pencatatan) dikelola oleh Siti Turiyah, Isna, Veronika, dan Duwik. Meja 4 (pemeriksaan kesehatan) dilakukan oleh petugas kesehatan, Monik dan Firoh. Sementara itu, Meja 5 (penyuluhan dan PMT) diisi oleh Sri Wahyuni dan Narni yang memberikan edukasi gizi serta membagikan makanan tambahan.
Sebagai bentuk dukungan pemenuhan gizi, setiap balita yang hadir mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa roti, arem-arem isi ayam, serta risol isi sayur. Diharapkan, menu tersebut dapat menjadi inspirasi bagi orang tua dalam menyediakan camilan sehat di rumah.
Meski kegiatan berjalan lancar, tim posyandu mencatat masih adanya balita dengan berat badan berada di garis kuning pada buku KMS. Menanggapi hal tersebut, Ketua Posyandu Desa Penadaran, Yanti, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan intensif serta edukasi kepada orang tua guna meningkatkan status gizi balita.
Melalui kegiatan posyandu rutin ini, diharapkan anak-anak di Desa Penadaran dapat tumbuh sehat, cerdas, serta terhindar dari risiko stunting.
Koresponden: Yanti