Website Resmi
Pemerintah Desa Penadaran
Kabupaten Grobogan

Desa Penadaran

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
Selamat Datang Di Website Resmi Desa Penadaran, Kec. Gubug, Kab. Grobogan

Info

PERTANIAN

Pemupukan Fase Vegetatif Tanaman Jagung oleh Petani Desa Penadaran

Penadaran (10/10/2025) Pada pagi hari Jumat, 10 Oktober 2025, salah satu petani Desa Penadaran, A. Ansori, melaksanakan kegiatan pemupukan tanaman jagung di lahan pertaniannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian teknik budidaya tanaman jagung yang bertujuan menjaga pertumbuhan tanaman agar tetap subur dan menghasilkan panen yang maksimal.

Pemupukan yang dilakukan kali ini merupakan pemupukan susulan pertama pada fase vegetatif, yakni saat tanaman berumur sekitar 2–3 minggu setelah tanam (HST). Pada fase ini, jagung membutuhkan unsur nitrogen (N) dalam jumlah tinggi untuk mendukung pertumbuhan akar, daun, dan batang. Jenis pupuk yang umum digunakan pada tahap ini antara lain NPK 15:15:15 yang dikombinasikan dengan urea.

Menurut penuturan A. Ansori, pemupukan dilakukan karena tanaman jagung telah berumur sekitar 20 hari setelah tanam, sehingga memerlukan tambahan unsur hara untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif. Waktu pelaksanaan dipilih dengan cermat, yaitu setelah hujan turun pada malam hari, agar kondisi tanah menjadi lembap dan pupuk mudah terserap oleh akar tanaman.

Dalam prosesnya, A. Ansori menggunakan dua jenis pupuk utama, yaitu urea dan phonska, dengan perbandingan 1:1. Kombinasi ini dianggap ideal karena kedua jenis pupuk memiliki fungsi yang saling melengkapi. Pupuk urea berperan dalam menyediakan nitrogen untuk pertumbuhan daun dan batang, sedangkan phonska mengandung unsur fosfor (P) dan kalium (K) yang penting bagi pembentukan akar, bunga, serta bakal tongkol jagung.

Selain memperhatikan jenis pupuk, petani juga menyesuaikan cara dan waktu pemberian agar hasilnya optimal. Pemupukan dilakukan di sekitar pangkal batang dengan jarak tertentu guna menghindari kerusakan akar. Kelembapan tanah setelah hujan turut membantu pupuk cepat larut dan terserap oleh tanaman.

Melalui kegiatan ini, A. Ansori berharap pemupukan yang tepat, disertai perawatan rutin dan kondisi cuaca yang mendukung, dapat meningkatkan hasil panen baik dari segi kualitas maupun kuantitas (Korespondensi : A.Ansori)

Komentar

Beri Komentar

Komentar Facebook

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Penadaran

Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah

Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN

Masuk

Statistik Penduduk

Populasi Penduduk
Desa Penadaran, Kecamatan Gubug - Kabupaten Grobogan

LAKI-LAKI : 2434 Orang

PEREMPUAN : 2390 Orang

BELUM MENGISI : 0 Orang

TOTAL : 4824 Orang

2434

LAKI-LAKI

2390

PEREMPUAN

Peta Wilayah Desa

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-7.127785056651922
Longitude:110.68541049957277
Alamat:DUSUN TEGALREJO RT 003 RW 003 DESA PENADARAN, Desa Penadaran, Gubug - Grobogan

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.897.828.000,00
Realisasi:RP 1.629.866.953,00

85.88%

Belanja

Anggaran:Rp 1.695.289.429,00
Realisasi:RP 1.256.171.546,00

74.1%

Pembiayaan

Anggaran:Rp -202.538.571,00
Realisasi:RP 13.061.429,00

-6.45%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 8.000.000,00
Realisasi:RP 8.000.000,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 36.600.000,00
Realisasi:RP 36.600.000,00

100%

Dana Desa

Anggaran:Rp 1.075.114.000,00
Realisasi:RP 1.075.114.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 93.502.000,00
Realisasi:RP 68.717.000,00

73.49%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 531.612.000,00
Realisasi:RP 439.556.490,00

82.68%

Bantuan Keuangan Provinsi

Anggaran:Rp 150.000.000,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 3.000.000,00
Realisasi:RP 1.879.463,00

62.65%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 762.865.436,00
Realisasi:RP 565.870.555,00

74.18%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 806.627.000,00
Realisasi:RP 601.606.366,00

74.58%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 62.200.000,00
Realisasi:RP 44.440.000,00

71.45%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 4.100.000,00
Realisasi:RP 2.050.000,00

50%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 59.496.993,00
Realisasi:RP 42.204.625,00

70.94%

Website Resmi
Pemerintah Desa Penadaran
Kabupaten Grobogan

Desa Penadaran

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

PERTANIAN

Pemupukan Fase Vegetatif Tanaman Jagung oleh Petani Desa Penadaran

Penadaran (10/10/2025) Pada pagi hari Jumat, 10 Oktober 2025, salah satu petani Desa Penadaran, A. Ansori, melaksanakan kegiatan pemupukan tanaman jagung di lahan pertaniannya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian teknik budidaya tanaman jagung yang bertujuan menjaga pertumbuhan tanaman agar tetap subur dan menghasilkan panen yang maksimal.

Pemupukan yang dilakukan kali ini merupakan pemupukan susulan pertama pada fase vegetatif, yakni saat tanaman berumur sekitar 2–3 minggu setelah tanam (HST). Pada fase ini, jagung membutuhkan unsur nitrogen (N) dalam jumlah tinggi untuk mendukung pertumbuhan akar, daun, dan batang. Jenis pupuk yang umum digunakan pada tahap ini antara lain NPK 15:15:15 yang dikombinasikan dengan urea.

Menurut penuturan A. Ansori, pemupukan dilakukan karena tanaman jagung telah berumur sekitar 20 hari setelah tanam, sehingga memerlukan tambahan unsur hara untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif. Waktu pelaksanaan dipilih dengan cermat, yaitu setelah hujan turun pada malam hari, agar kondisi tanah menjadi lembap dan pupuk mudah terserap oleh akar tanaman.

Dalam prosesnya, A. Ansori menggunakan dua jenis pupuk utama, yaitu urea dan phonska, dengan perbandingan 1:1. Kombinasi ini dianggap ideal karena kedua jenis pupuk memiliki fungsi yang saling melengkapi. Pupuk urea berperan dalam menyediakan nitrogen untuk pertumbuhan daun dan batang, sedangkan phonska mengandung unsur fosfor (P) dan kalium (K) yang penting bagi pembentukan akar, bunga, serta bakal tongkol jagung.

Selain memperhatikan jenis pupuk, petani juga menyesuaikan cara dan waktu pemberian agar hasilnya optimal. Pemupukan dilakukan di sekitar pangkal batang dengan jarak tertentu guna menghindari kerusakan akar. Kelembapan tanah setelah hujan turut membantu pupuk cepat larut dan terserap oleh tanaman.

Melalui kegiatan ini, A. Ansori berharap pemupukan yang tepat, disertai perawatan rutin dan kondisi cuaca yang mendukung, dapat meningkatkan hasil panen baik dari segi kualitas maupun kuantitas (Korespondensi : A.Ansori)

Komentar

Beri Komentar

Komentar Facebook

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.897.828.000,00
Realisasi:RP 1.629.866.953,00

85.88%

Belanja

Anggaran:Rp 1.695.289.429,00
Realisasi:RP 1.256.171.546,00

74.1%

Pembiayaan

Anggaran:Rp -202.538.571,00
Realisasi:RP 13.061.429,00

-6.45%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 8.000.000,00
Realisasi:RP 8.000.000,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 36.600.000,00
Realisasi:RP 36.600.000,00

100%

Dana Desa

Anggaran:Rp 1.075.114.000,00
Realisasi:RP 1.075.114.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 93.502.000,00
Realisasi:RP 68.717.000,00

73.49%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 531.612.000,00
Realisasi:RP 439.556.490,00

82.68%

Bantuan Keuangan Provinsi

Anggaran:Rp 150.000.000,00
Realisasi:RP 0,00

0%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 3.000.000,00
Realisasi:RP 1.879.463,00

62.65%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 762.865.436,00
Realisasi:RP 565.870.555,00

74.18%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 806.627.000,00
Realisasi:RP 601.606.366,00

74.58%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 62.200.000,00
Realisasi:RP 44.440.000,00

71.45%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 4.100.000,00
Realisasi:RP 2.050.000,00

50%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 59.496.993,00
Realisasi:RP 42.204.625,00

70.94%