Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan
Penadaran (31/03/2026) – Pemandangan tumpukan karung berisi jagung memenuhi teras rumah warga di Desa Penadaran. Hasil bumi yang beberapa hari lalu diangkut dari lahan pertanian tersebut kini siap memasuki proses pemipilan menggunakan mesin, menandai keberhasilan panen Musim Tanam (MT) I tahun ini.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi tanam yang unik. Pasikun, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur Desa Penadaran, mengungkapkan bahwa mayoritas petani di wilayahnya menggunakan sistem Methuk.
Sistem ini dilakukan dengan cara menanam benih jagung untuk MT II sebelum tanaman jagung pada MT I memasuki masa panen.
"Saat ini, ketika panen MT I sedang berlangsung, tanaman jagung untuk MT II rata-rata sudah berumur 35 hari. Kami sudah lama menerapkan sistem ini untuk menyiasati keterbatasan air, mengingat lahan kami adalah lahan hutan atau tadah hujan," ujar Pasikun.
Berdasarkan data Poktan Sumber Makmur, dari sekitar 130 petani anggota, 85 persen di antaranya sudah menyelesaikan panen. Tercatat sebanyak 80 persen petani secara konsisten menggunakan sistem tanam berkelanjutan ini.
Kabar baik juga datang dari sisi ekonomi. Harga jagung di tingkat petani saat ini terpantau stabil, berkisar di angka Rp 5.600 hingga Rp 6.000 per kilogram. Kondisi harga yang terjaga ini memberikan angin segar bagi para petani setelah berjuang di lahan pertanian yang cukup menantang.
Meski hasil MT I memuaskan, para petani kini mulai bersiap menghadapi tantangan di MT II. Pasikun menyebutkan ada beberapa poin yang menjadi harapan sekaligus kekhawatiran para petani.
Mengacu pada prediksi BMKG mengenai potensi kemarau panjang, petani berharap curah hujan masih mencukupi untuk mendukung pertumbuhan jagung MT II yang baru berumur satu bulan lebih.
Petani berharap harga tetap stabil dan distribusi pupuk serta kebutuhan pertanian lainnya tetap mudah didapatkan seperti biasanya.
Jika pada MT I hama tikus relatif terkendali, tantangan berikutnya pada MT II biasanya adalah munculnya hama Puser atau ulat grayak.
Dengan kesiapan yang demikian para petani di Desa Penadaran berharap siklus tanam tahun ini tetap memberikan hasil yang maksimal demi kesejahteraan keluarga dan ketahanan pangan desa.
Korespondensi: Pasikun
18 September 2025
3.129 Kali
19 Agustus 2025
1.864 Kali
22 Agustus 2025
1.287 Kali
07 Agustus 2025
997 Kali
26 Oktober 2025
864 Kali
18 Juli 2025
604 Kali
09 September 2025
539 Kali
Gubug - Grobogan
Surat Keterangan Domisili
Surat Pengantar SKCK
Surat Keterangan Usaha
Surat Keterangan Kelahiran
Surat Keterangan Kematian
Dan Lain-lainnya
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN anda...
Laki-laki
Perempuan
BELUM MENGISI
TOTAL


Susanto
16 September 2025 14:58:31
Masaallah luar biasa tak sawang sawang kok ada ustd UJ ya apa masih krabat nya atau ponakan nya UJ...