Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan
PENADARAN — Kesadaran akan kesehatan reproduksi dan pentingnya deteksi dini penyakit kronis menjadi prioritas dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan di pedesaan. Guna memperkuat pemahaman tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 48 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan edukasi kesehatan bertajuk "Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)" di Desa Penadaran, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung pada pukul 14.30 hingga 15.30 WIB ini diikuti oleh 15 anggota PKK desa Penadaran
Kegiatan ini merupakan program kerja individu Intan Azzahra Salsabila, mahasiswa Program Studi Keperawatan Unimus. Inisiatif ini diusung mengingat krusialnya deteksi dini kanker payudara bagi kaum perempuan. Melalui edukasi interaktif ini, peserta diharapkan dapat mengenali perubahan kondisi fisik secara mandiri sejak awal. Dengan begitu, indikasi gejala awal atau benjolan abnormal dapat segera mendapat penanganan medis yang tepat.
"Banyak wanita yang belum menyadari betapa pentingnya melakukan pemeriksaan mandiri secara berkala. Melalui metode SADARI yang praktis ini, ibu-ibu dapat mengenali kondisi tubuhnya sendiri secara rutin di rumah. Langkah sederhana ini sangat menentukan dalam pencegahan risiko tingkat lanjut dari kanker payudara," ujar Intan di sela-sela acara.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi kesehatan reproduksi. Untuk memicu keterlibatan aktif peserta, Intan membuka sesi diskusi interaktif seputar alasan pentingnya deteksi dini, perbedaan tumor dan kanker payudara, hingga fungsi utama pemeriksaan SADARI. Para peserta pun merespons aktif dengan mengajukan pertanyaan dan membagikan pengalaman harian mereka.
Usai pemaparan teori, acara dilanjutkan dengan demonstrasi tata cara pemeriksaan SADARI yang benar. Intan memperagakan setiap tahapan, mulai dari teknik pengamatan posisi simetris di depan cermin hingga gerakan rabaan melingkar untuk mendeteksi keberadaan kelainan fisik pada jaringan payudara. Seluruh rangkaian kegiatan edukatif ini berjalan lancar dan ditutup dengan pemutahiran pemahaman bersama.
Korespondensi: Intan Azzahra Salsabila
18 September 2025
3.124 Kali
19 Agustus 2025
1.864 Kali
22 Agustus 2025
1.287 Kali
07 Agustus 2025
995 Kali
26 Oktober 2025
864 Kali
18 Juli 2025
603 Kali
09 September 2025
539 Kali
Gubug - Grobogan
Surat Keterangan Domisili
Surat Pengantar SKCK
Surat Keterangan Usaha
Surat Keterangan Kelahiran
Surat Keterangan Kematian
Dan Lain-lainnya
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN anda...
Laki-laki
Perempuan
BELUM MENGISI
TOTAL


Susanto
16 September 2025 14:58:31
Masaallah luar biasa tak sawang sawang kok ada ustd UJ ya apa masih krabat nya atau ponakan nya UJ...